11 jam yang lalu
Pangannews.id - Puluhan warga di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sempat menjalani perawatan setelah mengalami gejala keracunan usai menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan melalui posyandu.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Cianjur mencatat total 63 orang, mayoritas balita dan ibu, terdampak dalam kejadian yang terjadi di Desa Purabaya dan Desa Sukasirna tersebut. Gejala yang muncul di antaranya pusing, mual, dan muntah.
Kepala Dinkes Cianjur Made Setiwan mengatakan, sebagian besar korban kini telah dipulangkan setelah kondisi mereka membaik.
“Sebagian besar sudah pulih dan diperbolehkan pulang, hanya beberapa yang masih dalam perawatan,” kata Made, Minggu (19/4/2026), dikutip dari Antara.
Ia memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis di puskesmas, klinik, maupun oleh bidan setempat. Meski sudah kembali ke rumah, para korban tetap dalam pengawasan tenaga kesehatan di desa masing-masing.
Untuk mengungkap penyebab kejadian, Dinkes telah mengamankan sejumlah sampel, termasuk sisa makanan yang dikonsumsi serta muntahan korban.
“Sampel makanan, termasuk susu, dan muntahan korban sudah kami ambil untuk diuji di laboratorium,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Leles Tedi Nugraha menyebutkan, hingga Minggu sore masih terdapat enam balita yang menjalani perawatan di puskesmas. Namun, kondisi mereka dilaporkan terus membaik.
“Sebagian besar sudah membaik setelah mendapat penanganan. Yang sudah pulang tetap dipantau,” kata Tedi.
Sementara itu, pihak kecamatan masih melakukan penelusuran lanjutan untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum terdata. Camat Leles Segi Tabah Hermansyah mengatakan, kemungkinan adanya warga yang tidak melapor masih terbuka.
“Kami masih melakukan pendataan, dikhawatirkan ada warga yang mengalami gejala serupa tetapi tidak berobat ke fasilitas kesehatan,” ujarnya.
Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih menunggu hasil uji laboratorium.
Editor : Adi Permana
Jumat, 17 April 2026 14:45 WIB
Rabu, 15 April 2026 13:39 WIB
You must login to comment...
Be the first comment...